Saturday, 31 May 2014

Menyesal

Menyesal. Hari ini benar-benar terbuang sia-sia. Terbangun jam 10.49 dalam keadaan belum shalat shubuh. Rasanya malu sama matahari, terlebih pada-Nya. Kemudian membuka kulkas karena sudah lapar sekali, membayangkan masih tersisa opor ayam bekas kemarin, tapi nyatanya sudah habis.

Tidur-tiduran di kasur sambil baca buku sampai ashar. Laper. Masak. Makan. Lanjut baca buku sampe maghrib. Ketika itu barulah sadar (lebih tepatnya jujur pada diri sendiri) kalo hari Senin itu UAS. Aljabar Linear. 4 SKS. Nice.

Habis Isya langsung mencoba untuk belajar sambil makan donat (maaf, perut). Ngerjain diktat. Sempat kesal karena pembahasan di diktat banyak yang sesat. Tapi yasudahlah, harusnya aku ini berterima kasih sama yang udah mau ngerjain pembahasan.

Menyesal. Tapi untuk apa? Toh sudah lewat. Perbaiki aja hari esok, gimana? Berani? Jawab sendiri.

Monday, 19 May 2014

Percayalah

Percayalah, apa yang dikatakan oleh beliau itu benar. Benar dalam arti yang sebenar-benarnya. Mungkin nada berbicara, tempat, dan waktunya memang kurang pas, tapi pada dasarnya beliau ingin kau menjadi lebih baik. Terima itu dan berterimakasihlah pada beliau!

Percayalah, ini baru permulaan. Belum ada apa-apanya, Ahadya! Dunia masih lebih keras di depan sana. Bersyukurlah masih ada yang peduli untuk menegur. Resapi dan renungkan saja intisarinya, ambil hikmahnya, tidak usah pedulikan bagaimana 'bentuk'-nya.

Percayalah, ini semua merupakan sebuah proses. Proses memang panjang, nikmati saja. Toh pelajaran yang bisa diambil memang melalui proses itu sendiri.

----------------------------------------

dammit I'm losing the old ahadya.

Monday, 12 May 2014

better to be untitled

Refleksi sedikit ya. Sebentar lagi UAS. Terus? Udah nyiapin apa aja buat UAS? Hmm agak malu jawabnya. Bulan Mei ini banyak sekali hari kejepit, jatuh di hari jumat. Kebetulan, hari jumat saya kosong, tidak ada kelas sama sekali. Jadi? Ya gitu. Jebol.

Makin gak ada kegiatan, makin males. Ngerasa tugas cuma dikit, bisa ditunda 'besok'. Tapi ya, kata 'besok' itu tidak ada ujungnya. Eh ada deng, berujung satu hari sebelum deadline.
 

Baiklah, sebenarnya saya ini pengen curhat. Tapi isi pikiran entah kenapa begitu ngejelimet, untuk curhat pun saya bingung. Either ingin memuntahkan semuanya sekaligus, atau sekalian saja pendam semuanya. Baiklah, saya memilih untuk memendam semuanya saja. Selamat malam!

---------------------------------


Constructing Pourbaix diagram could be less stressing when you have various kind of colored pencils. Try it ;)

Sunday, 11 May 2014

Bingung

Bingung
Bingung dengan segala kebingungan
Bingung dengan segala kebingungan yang membingungkan
Bingung dengan segala kebingungan yang membingungkan seseorang yang bingung
Bingung dengan segala kebingungan yang membingungkan
Bingung dengan segala kebingungan
Bingung

22.46
Jakarta, 11 Mei 2014