One of my best pals since junior high school, yang ngambek gara-gara gak gue ucapin selamat ulang tahun.
I know you will eventually read this, so here I am confessing what really happened, eh?
Oke, jadi gue mau jujur aja nih ya….
Jadi gini…………………….
Gue inget lo ultah tanggal berapa….
TAPI GUE LUPA BULAN APA
AHAHHAHAHAHA
HAHAHAHA
HAHA
HA
……………………………….
……………………………….
I'm such a bad friend, I KNOW RITE
Berhubung facebook gue (somehow) gak bisa diakses, jadi gue gak bisa cross check bulan ultah lo.
Tapi satu hal, gue inget ultah lo di bulan yang berakhiran 'ber'.
Di bulan '-ber' pertama, gue memantau sosmed dengan seksama, nunggu kalau2 ada update dari lo atau anak2 PG lainnya. Ternyata gaada.
Di bulan '-ber' kedua, gue melakukan hal yang sama. Dan hasilnya sama.
Di bulan '-ber' ketiga, which is when your actual birthday is, gue lagi di gunung, di mana gaada sinyal internet. TAPI--you should know this--gue inget hari itu adalah 'hari probabilitas lo ultah'. Sesampainya gue di Depok keesokan harinya, gue langsung cek sosmed dan yak, I missed your birthday.
Akhirnya, gue memutuskan untuk nunggu satu bulan kemudian untuk ngucapin ke lo. Kenapa? Karena gue mau mempersiapkan sesuatu yang (maybe) not-so-special tapi setidaknya bisa membayar dosa gue :P
Tapi sebelum sampai di tanggal itu, lo udah terlanjur confronted gue duluan HAHAHAHAH jadi yasudah, gue berubah rencana.
So here I am with my confession, 2 months after your birthday.
Akhir kata, makasih atas keberadaan lo selama masa-masa gelap gue semester ini, di mana lo suka randomly ngechat gue dan bercerita tentang you-know-who. Atau tentang the other you-know-who. Atau tentang the newest you-know-who. Atau tentang you-know-what.
Semoga di umur lo yang memasuki kepala 2 ini, Allah akan selalu memudahkan segala urusan-urusan lo ke depannya.
Aamiin
((gak nemu foto lain yg cuma ber2 sama lo, nit. maap yha si ahadya emang gak hobi difoto anaknya))