Thursday, 24 November 2016

Abstrak

Aku tidak paham

Semua ini merupakan abstraksi
Abstraksi asing yang tak kumengerti

Aku masih butuh banyak belajar

Bukan belajar failure analysis
Bukan belajar superalloy
Bukan belajar refraktori
Tapi belajar untuk menjadi lebih peka
Belajar menerjemahkan rasa-rasa
Belajar mencerna abstraksi

Belajar untuk memahami, bahwa tidak hanya aku sendiri yang ingin dipahami.



Thanks to you.

Saturday, 19 November 2016

curhat tengah hari tebok

"Ahadya, kamu kurusan banget ya sekarang. Perasaan pertama kali saya lihat kamu, kamu gemuk"
"HEHEHEHEHE, makasih, Bu…"

Sebuah percakapan singkat setelah bimbingan skripsi, yang berhasil mengubah mood 180 derajat.


Ngomong-ngomong soal skripsi, SEKARANG SUDAH MEMASUKI TANGGAL 20, SODARA-SODARA. Hanya tersisa 40 hari untuk gue menyelesaikan semua ini. Semua ini. 

Sejujurnya,
Gue clueless.

Timeline ngecor mundur sebulan, otomatis heat treatment-nya juga. Senin depan baru mulai solution treatment sample ke-3. Padahal perhitungan terburuk awalnya adalah semua sample selesai hari senin. (berarti ini apa? Lebih buruk daripada yang terburuk? HA….)

Belum metallografi…
Belum karakterisasi…
Belum kalo hasilnya kenapa-kenapa……………………………….

GAK.
Gak boleh nyerah
Jutaan sarjana di dunia pernah melewati tahap ini, dan mereka bisa. Dan lo gabisa, Ad? Malu lah.

Wednesday, 2 November 2016

Di saat gue harusnya fokus preparasi pengujian dan karakterisasi sample untuk skripsi, gue malah tenggelam dalam dunia baru yg mencuri ketertarikan gue: transportation policy.

Di saat gue seharusnya menghabiskan waktu untuk studi literatur, gue malah nonton drakor sageuk berpuluh-puluh episode.

Di saat gue harusnya jaga badan dengan mengkonsumsi makanan yg sehat, gue malah gak bisa memendan keinginan untuk membeli baso tusuk penuh MSG setiap jalan menuju stasiun.

Di saat gue harusnya memikirkan plan jauh ke depan, gue malah berkutat dengan penyesalan.

Di saat gue harusnya tidur, gue malah nulis ini.


Maunya apasi, Ad?